
Lecture Mobility ke Universitas Bengkulu
BANDUNG, 14 Mei 2026 – Dr. Diah Sri Rejeki, M.I.Kom. dan. Haria Saputry Wahyuni, S.I.Pus., M.I.Kom. merupakan dosen Program Studi Perpustakaan Dan Sains Informasi Fakultas
BANDUNG – Derasnya arus transformasi pendidikan di era digital kini semakin menuntut terciptanya sinergi tanpa batas negara. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Widyatama membuktikan dedikasinya dalam membangun ekosistem pendidikan berkelas dunia lewat acara Collaborative Teaching Widyatama dan Malaysia 2025. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Google Meet pada Kamis (8/1/2026) ini menjadi panggung pertukaran gagasan antara akademisi Universitas Widyatama dan pakar dari Malaysia, membahas isu krusial mengenai literasi dan manajemen perpustakaan digital.
Program ini bukan sekadar kuliah umum biasa, melainkan sebuah inisiatif strategis untuk mempererat kerjasama pendidikan internasional. Dalam atmosfer akademik yang hangat namun serius, dua institusi serumpun ini sepakat bahwa penguasaan teknologi informasi adalah kunci utama dalam pengelolaan pengetahuan modern.
Sesi pertama dibuka dengan pemaparan mendalam dari pembicara tamu asal Malaysia, Dr. Nor Zalina Zaharah Mohd Ariff dari Universiti Teknologi MARA (UiTM). Membawakan materi dengan tema “Management in Digital Library”, Dr. Nor Zalina memaparkan transformasi perpustakaan dari gaya tradisional menuju ekosistem digital yang kini mulai terintegrasi dengan Kecerdasan Buatan (AI). Beliau menekankan bahwa esensi perpustakaan digital bukan sebatas penerapan teknologi semata, tetapi fokus utamanya terletak pada manajemen sumber daya yang cerdas seperti e-books dan e-journals serta urgensi pelestarian digital (digital preservation) demi melindungi aset intelektual dari berbagai ancaman, baik fisik maupun bencana alam. Lebih jauh, ia menyoroti peran vital pustakawan modern yang kini dituntut memiliki keahlian teknis mumpuni guna menjamin akurasi dan keamanan layanan digital.

Diskusi semakin menarik ketika sesi beralih ke Haria Saputry Wahyuni, S.I.Pus., M.I.Kom., yang merupakan Kepala Program Studi Perpustakaan & Sains Informasi Universitas Widyatama. Mengangkat topik “Digital Literacy Tools”, Haria menyoroti urgensi literasi media di tengah ledakan informasi saat ini. Ia membedah tantangan kontemporer mulai dari penyebaran hoaks, manipulasi konten oleh AI, hingga fenomena nomophobia (ketakutan berlebih saat jauh dari ponsel). Haria mengingatkan peserta untuk disiplin melakukan verifikasi informasi dan menjaga etika digital guna menghindari jebakan ujaran kebencian atau penipuan siber. Di akhir sesi, ia mengajak mahasiswa mengasah pemikiran kritis agar media digital dapat dimanfaatkan sebagai alat kolaborasi edukasi yang produktif bagi masyarakat luas.
Kolaborasi ini menjadi refleksi nyata komitmen Universitas Widyatama sebagai institusi yang konsisten mengedepankan mutu pendidikan dalam mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi. Melalui pertukaran keahlian mengajar (sharing expertise) seperti ini, mahasiswa mendapatkan eksposur langsung terhadap standar kompetensi internasional, memastikan mereka siap berkontribusi tidak hanya di kancah nasional, tetapi juga global.
Langkah progresif ini juga sejalan dengan visi besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik khususnya Prodi Perpustakaan & Sains Informasi Universitas Widyatama yang terus mendorong integrasi teknologi dalam setiap aspek pembelajaran sosial humaniora. Diharapkan, Collaborative Teaching Widyatama dan Malaysia ini dapat menjadi embrio bagi riset-riset gabungan di masa depan yang memberikan dampak luas bagi masyarakat kedua negara.


BANDUNG, 14 Mei 2026 – Dr. Diah Sri Rejeki, M.I.Kom. dan. Haria Saputry Wahyuni, S.I.Pus., M.I.Kom. merupakan dosen Program Studi Perpustakaan Dan Sains Informasi Fakultas

Bandung, 22 April 2026, Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi akademik mahasiswa, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Kelas Praktisi dengan

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga salah satu dosen Prodi Produksi Film Dan Televisi dengan kepakaran desain
