/ /
Post Berita
/

Art Talk: Art and Design Room Art Fair 2026

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga salah satu dosen Prodi Produksi Film Dan Televisi dengan kepakaran desain produksi film, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Poitik (FISIP) UTama dapat berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Art Talk: Art and Design dalam rangkaian Room Art Fair 2026 yang diselenggarakan oleh ArtSociates pada Minggu, 19 April 2026 di Zurich Co-Working Space, L Level, 25hours Hotel Jakarta – The Oddbird, Jakarta.

Erwin Windu Pranata, S.Pd., M.Sn. mengungkapkan  keikutsertaan sebagai narasumber dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi akademik dan profesional dalam memperluas wacana seni, desain, dan praktik kreatif kontemporer.  Materi yang disampaikan berangkat dari pengalaman penciptaan karya tiga dimensi, instalasi, objek, dan karya komisi yang merespons ruang, material, identitas klien, serta konteks sosial tertentu. Kegiatan Art Talk: Art and Design dalam rangkaian Room Art Fair 2026 menjadi ruang diskusi yang relevan untuk membahas hubungan antara seni dan desain, khususnya dalam konteks karya komisi dan penempatan karya seni di ruang interior maupun ruang publik.  Diskusi ini menegaskan bahwa seni dan desain memiliki hubungan yang semakin cair dalam praktik kontemporer. Karya seni dapat hadir sebagai bagian dari ruang interior, arsitektur, ruang publik, hotel, kantor, rumah tinggal, maupun proyek brand. Dalam konteks tersebut, karya seni tidak hanya ditempatkan sebagai pelengkap visual, tetapi juga sebagai pembawa gagasan, pembentuk atmosfer, penanda identitas ruang, dan medium komunikasi nilai.

Dari perspektif seniman, karya komisi menuntut kemampuan membaca konteks ruang dan kebutuhan pengguna tanpa kehilangan identitas artistik. Dari perspektif desain interior, karya seni berperan dalam membangun karakter dan kedalaman ruang. Sementara itu, galeri memiliki peran penting sebagai penghubung profesional yang membantu proses kurasi, komunikasi, negosiasi, administrasi, serta distribusi karya. Pentingnya edukasi kepada klien dan calon kolektor bahwa karya seni memiliki nilai yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga nilai gagasan, nilai emosional, nilai estetis, dan nilai pengalaman. Dengan demikian, ekosistem seni dan desain perlu dibangun melalui komunikasi yang transparan, kolaborasi yang sehat, dan pemahaman lintas bidang.

Pelaksanaan kegiatan Art Talk: Art and Design memberikan sejumlah manfaat sebagai berikut:

  1. Meningkatkan pemahaman peserta mengenai hubungan antara seni rupa kontemporer dan desain interior.
  2. Memberikan wawasan mengenai praktik karya komisi, mulai dari proses ideasi, riset ruang, pemilihan material, komunikasi dengan klien, hingga instalasi
  3. Membuka ruang dialog antara seniman, desainer interior, galeri, kolektor, akademisi, dan pelaku industri kreatif.
  4. Mendorong penguatan ekosistem seni dan desain melalui jejaring profesional yang lebih luas.
  5. Memberikan kontribusi bagi pengembangan wacana seni, desain, dan ruang dalam konteks pendidikan tinggi dan masyarakat.
  6. Menjadi bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Universitas Widyatama melalui kegiatan berbagi pengetahuan dan pengalaman

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan antara dunia akademik, praktik seni, desain interior, galeri, dan industri kreatif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat melalui penyebaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik profesional di bidang seni dan desain.