
Lecture Mobility ke Universitas Bengkulu
BANDUNG, 14 Mei 2026 – Dr. Diah Sri Rejeki, M.I.Kom. dan. Haria Saputry Wahyuni, S.I.Pus., M.I.Kom. merupakan dosen Program Studi Perpustakaan Dan Sains Informasi Fakultas
Sebuah inovasi riset yang digagas oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Widyatama berhasil memberikan solusi konkret atas dua permasalahan krusial di masyarakat. Diah Sri Rejeki, S.Sos.M.I.Kom., dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, memimpin dua penelitian hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) yang berfokus pada kemandirian ekonomi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan regenerasi petani muda. Inisiatif yang berjalan sejak tahun 2021 ini menjadi bukti nyata peran strategis perguruan tinggi dalam menciptakan dampak positif dan berkelanjutan.
Infopreneurship Sebagai Kunci Kemandirian Taman Bacaan

Penelitian pertama berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi ribuan Taman Bacaan Masyarakat di Indonesia yang operasionalnya sangat bergantung pada donasi. Melalui konsep infopreneurship atau kewirausahaan berbasis informasi, Diah merancang sebuah model bisnis agar TBM dapat mandiri secara finansial. Hasilnya, model ini berhasil diimplementasikan dengan memonetisasi aktivitas literasi budaya, seperti pertunjukan mendongeng Sunda “Budak Manglayang”. Di luar dugaan, antusiasme masyarakat untuk mendukung kegiatan literasi berkualitas dengan membayar tiket ternyata sangat tinggi.
Langkah ini membuktikan bahwa TBM memiliki potensi ekonomi yang belum tergarap. “Yang ingin saya sampaikan adalah ternyata jika masyarakat diedukasi dan diberi pemahaman tentang bisnis itu sendiri, mereka mampu kok,” ujar Diah Sri Rejeki pada Kamis (7/8/2025). Ia menambahkan, harapan besarnya adalah TBM dapat berdikari dan tidak lagi bergantung pada sumbangan. Inisiatif ini tidak hanya memberdayakan komunitas secara ekonomi, tetapi juga sejalan dengan riset induk nasional yang berfokus pada pariwisata dan ekonomi kreatif.
Platform Big Data Solusi Regenerasi Petani di Era Digital

Di sisi lain, inovasi riset kedua menyasar isu genting mengenai minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Menyadari ancaman terhadap ketahanan pangan nasional, Diah mengembangkan platform big data pertanian yang berlokasi di Perpustakaan Alam Malabar, Majalaya. Platform ini dirancang untuk menjadi pusat informasi terintegrasi bagi para petani muda, yang seringkali bingung harus memulai dari mana. Dengan demikian, platform ini menjadi solusi praktis yang sangat dibutuhkan.
Platform digital tersebut menyediakan beragam data krusial, mulai dari analisis kesuburan tanah, informasi penanganan hama, prediksi iklim dari BMKG, hingga data harga pasar terkini dari Kadin. Keberadaan data ini disambut dengan penuh syukur oleh komunitas petani muda setempat. “Rancangbangun big data ini sangat dibutuhkan. Waktu kita ke sana, kita tuh sempat terenyuh bahwa ternyata, ‘Oh, terima kasih Bu, ini dibutuhkan’,” tutur Diah, menceritakan respons positif para petani. Inovasi ini diharapkan dapat membangkitkan semangat generasi baru untuk melihat pertanian sebagai profesi yang menjanjikan dan modern.
Sinergi Lintas Disiplin Wujud Nyata Kampus Berdampak
Keberhasilan kedua penelitian ini merupakan bentuk nyata dari visi Kampus Berdampak Universitas Widyatama. Dampaknya terasa secara holistik, mulai dari peningkatan nilai untuk akreditasi hingga memberikan pengalaman riset lapangan yang berharga bagi mahasiswa yang dapat direkognisi ke dalam SKS. Lebih dari itu, inisiatif ini menunjukkan kekuatan sinergi lintas disiplin ilmu. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menciptakan solusi yang komprehensif.
Diah menekankan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja tim yang solid. “Penelitian ini sifatnya kolaborasi, jadi saya tidak sendirian. Ada berbagai macam prodi di dalamnya, pertama Prodi Informatika, lalu juga ada Prodi Perdagangan Internasional, dan sebagainya,” pungkasnya. Inisiatif kolaboratif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan TBM, poin 2 (Tanpa Kelaparan) melalui dukungan pada petani muda, dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Oleh karena itu, FISIP Widyatama terus berkomitmen untuk melahirkan lebih banyak inovasi riset yang menjawab tantangan zaman.
Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Widyatama

BANDUNG, 14 Mei 2026 – Dr. Diah Sri Rejeki, M.I.Kom. dan. Haria Saputry Wahyuni, S.I.Pus., M.I.Kom. merupakan dosen Program Studi Perpustakaan Dan Sains Informasi Fakultas

Bandung, 22 April 2026, Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi akademik mahasiswa, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Kelas Praktisi dengan

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga salah satu dosen Prodi Produksi Film Dan Televisi dengan kepakaran desain
