/ /
Post Berita
/

Mahasiswa FTV Widyatama Implementasikan Ilmu Perfilman Lewat Proyek Video Microlearning PMM

Mahasiswa FTV Widyatama melakukan praktik pengembangan kompetensi perfilman di lapangan.

Universitas Widyatama terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke industri kreatif. Salah satu langkah strategis yang baru saja terlaksana adalah keterlibatan mahasiswa dalam proyek nyata Platform Merdeka Mengajar (PMM) Kemendikbudristek. Kegiatan ini menjadi bukti nyata pengembangan kompetensi perfilman yang tidak hanya berkutat pada teori di kelas, tetapi juga aplikasi langsung di lapangan.

Sebanyak 25 mahasiswa dan 5 dosen pembimbing dari Program Studi Film dan Televisi (FTV) terjun langsung ke SMPN 27 Bandung. Kegiatan produksi yang berlangsung intensif dari tanggal 31 Oktober hingga 5 November 2025 ini menuntut standar profesionalitas tinggi. Hal ini sejalan dengan visi FISIP dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning).

Sinergi Akademik dan Praktik Industri Nyata

Mahasiswa FTV Widyatama melakukan praktik pengembangan kompetensi perfilman di lapangan.
Suasana kegiatan produksi Video Microlearning Platform Merdeka Mengajar (PMM) Kmemendikbudristek yang dilaksanakan di SMPN 27 Bandung.

Dalam ekosistem pendidikan vokasi dan kreatif, pengalaman lapangan adalah guru terbaik. Proyek video PMM ini dirancang untuk mensimulasikan kondisi industri yang sesungguhnya. Mahasiswa dituntut untuk bekerja dengan tenggat waktu yang ketat, mulai dari pagi hingga sore hari, serta beradaptasi dengan lokasi yang dinamis.

Tujuan utama dari partisipasi ini adalah mendukung inovasi karya kreatif mahasiswa. Melalui pengembangan kompetensi perfilman, mahasiswa belajar mengintegrasikan keterampilan teknis seperti sinematografi, penyuntingan (editing), dan tata suara (sound engineering) ke dalam sebuah karya utuh yang memiliki nilai edukatif.

Akbar, Dosen FTV yang bertindak sebagai sutradara dalam proyek ini, menekankan pentingnya aspek disiplin dalam dunia kreatif.

“Kalau dari prodinya sendiri ini sangat bermanfaat untuk melatih mahasiswa untuk mengerjakan atau melakukan project external dan juga membiasakan mahasiswa untuk tepat waktu, disiplin, memahami okupasi (tugas)nya dan mungkin bisa mendapatkan inspirasi,” ungkap Akbar.

Kolaborasi Lintas Institusi yang Harmonis

Keberhasilan produksi ini tidak lepas dari kolaborasi solid antara dunia kampus dan sekolah. Sinergi ini ditutup dengan acara apresiasi dan penutupan simbolis yang dihadiri oleh seluruh tim produksi dan para guru SMPN 27 Bandung. Momen “nonton bersama” hasil akhir video menjadi bukti bahwa pengembangan kompetensi perfilman di Universitas Widyatama mampu menghasilkan output yang berdampak bagi mitra.

Diharapkan, luaran dari kegiatan ini tidak hanya menjadi portofolio bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi konten edukasi nasional. Bagi Anda yang tertarik mendalami lebih lanjut mengenai kurikulum berbasis industri, silakan kunjungi halaman Prodi FTV Universitas Widyatama untuk informasi lebih lengkap.

Mahasiswa FTV Widyatama melakukan praktik pengembangan kompetensi perfilman di lapangan.
Foto bersama mahasiswa serta dosen yang tergabung di tim produksi Video Microlearning Platform Merdeka Mengajar (PMM) Kmemendikbudristek dengan para guru dari SMPN 27 Bandung.