/ /
Post Berita
/

Perluas Jaringan, FISIP Widyatama Jalin Kerjasama dengan Yayasan Save The Children Indonesia

BANDUNG, FISIP WIDYATAMMA.AC.ID – Halo sahabat Fisip. Dalam rangka memperluas jaringan kerjasama antar lembaga, FISIP Widyatama menjalin kerjasama dengan Yayasan Save The Children Indonesia. Penandatangan Memory of Understanding (MoU) dan Memory of Agreement (MoA) berlangsung di Gedung B Universitas Widyatama pada Rabu (13/10/2021) kemarin.

Penandatangan kerjasama tersebut dilakukan oleh Rektor Universitas Widyatama, Dekan FISIP Widyatama Dr. Soni A. Nulhaqim, S.Sos,M.Si  dengan  Deputy Impact Program and Policy Save The Children Drs. Tata Sudrajat,M.Si, serta disaksikan para wakil rektor dan perwakilan yayasan serta sejumlah civitas akademika Universitas Widyatama.

Pada sambutannya, Tata Sudrajat mengemukakan, ia menyambut baik kerjasama dengan FISIP Widyatama dan membuka kesempatan pada civitas akademika Widyatama berpartisipasi dalam berbagai proyek Save The Children Indonesia di Jawa Barat. Lebih lanjut Tata Sudrajat menjelaskan, di Jawa Barat, Yayasan  Save The Children Indonesia, memokuskan pada sektor kesehatan dan gizi, khususnya stunting dan pneumonia.  Khususnya pneumonia ujar Tata, merupakan masalah serius yang kurang terperhatikan, dimana penyakit tersebut berpotensi sebagai penyebab kematian yang tinggi dan Indonesia menduduki peringkat ke-7 di dunia.

Pneumonia

Pneumonia adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. Pneumonia bisa menimbulkan gejala yang ringan hingga berat. Beberapa gejala yang umumnya dialami penderita pneumonia adalah batuk berdahak, demam, dan sesak napas. 

Berkenaan dengan Pneumonia,  lebih lanjut Tata Sudrajat mengemukakan, Save The Children saat ini tengah menggelar proyek pemberdayaan di puskesmas Kabupaten Bandung  dalam menangani pasien pneumonia dengan melakukan pendekatan terpadu. Selain itu, Save The Children juga sedang mendorong pemerintah untuk menekan harga Vaksin PCV ( Pneumokokus atau Pneumococcal Conjugate Vaccine, atau vaksin yang digunakan untuk mengimunisasi atau mencegah penyakit akibat infeksi bakteri streptococcus pneumoniae atau kuman pneumokokus.

Adapun Rektor Universitas Widyatama dalam sambutannya mengemukakan, ia sangat mengapresiasi kerjasama antara FISIP dan Yayasan Save The Children Indonesia, sebagai bentuk implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Selain itu Pak Rektor menyebutkan kerjasama tersebut juga merupakan  wujud kepedulian Widyatama pada program kemanusiaan yang dilakukan Save The Children. Dengan adanya kerjasama tersebut menurut Pak Rektor, mahasiswa FISIP yang terdiri atas Prodi Perdagangan Internasional, Prodi Perpusatakaan & Sains Informasi serta Prodi Film dan Televisi, dapat terlibat dalam proyek kemanusiaan Save The Children Indonesia. ***Redaksi FISIP